Anggota Polri di Kendari Tewas Ditikam, Pelaku PNS Diamankan Resmob Polda Sultra

Anggota Polri di Kendari Tewas Ditikam, Pelaku PNS Diamankan Resmob Polda Sultra

Kendari, 17 November 2025 – Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara bergerak cepat menangani kasus penganiayaan yang menewaskan seorang anggota Polri, La Ode Salman (37), di Lorong Merak, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, Sabtu (15/11/2025) dini hari. Korban diduga ditikam dengan sebilah badik oleh seorang pria berinisial JU (43).

Menurut keterangan Kanit Resmob Polda Sultra, AKP Gayuh Pambudhi Utomo, tim Resmob segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku ditemukan masih berada di sekitar rumahnya dan menggenggam sebilah parang.

“Petugas langsung mengamankan area sekitar rumah untuk memastikan situasi terkendali. Pelaku sempat melakukan perlawanan, namun berhasil kami redam melalui pendekatan persuasif hingga ditangkap tanpa keributan,” ujar AKP Gayuh.

Karena pakaian pelaku dipenuhi darah, tim Resmob mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan medis awal sebelum dibawa ke Polda Sultra. “Usai dari rumah sakit, pelaku kami bawa ke Polda Sultra untuk pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut,” tambahnya.

Identifikasi awal menunjukkan pelaku merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Kendari Desototo. “Motif sementara masih kami dalami. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” kata AKP Gayuh.

Korban ditemukan meninggal dunia akibat luka tusukan badik sekitar pukul 01.30 WITA di Jalan Budi Utomo, Lorong Merak. La Ode Salman diketahui bertugas di Polres Tolikara sekaligus sebagai pelatih atlet paralayang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum kejadian, korban sedang menginap di rumah pelaku. Saat terbangun karena mendengar keributan antara pelaku dan istrinya, korban berusaha melerai. Namun pelaku justru menyerang korban hingga tewas di tempat kejadian.

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sultra untuk pendalaman lebih lanjut terkait motif di balik peristiwa tragis ini.

Sumber: https://www.gloriadieu.com.au/1098-2/