Kendari (ANTARA) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan realisasi penyaluran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 telah mencapai Rp1,3 triliun atau 92,20 persen dari total pagu Rp1,4 triliun hingga 25 November 2025.
Kepala Kanwil DJPb Sultra, Iman Widhiyanto, saat dihubungi di Kendari, Selasa, menjelaskan bahwa dari total 1.908 desa, sebanyak 1.370 desa atau 71,80 persen telah menerima penyaluran Dana Desa Tahap II.
Ia mengungkapkan bahwa empat pemerintah daerah (Pemda) telah menuntaskan penyaluran 100 persen dana desa, yaitu Kabupaten Muna, Kolaka Timur, Muna Barat, dan Wakatobi. Keempat daerah tersebut dinilai mampu memenuhi seluruh syarat pencairan sesuai jadwal.
Namun demikian, Iman menyampaikan bahwa masih terdapat tiga desa yang tidak dapat menyalurkan dana desa pada 2025, yakni dua desa di Kabupaten Konawe Selatan dan satu desa di Kabupaten Buton Selatan, karena belum memenuhi ketentuan administrasi.
Sementara itu, dua Pemda dengan nilai pagu terbesar terdapat di Kabupaten Konawe Arena Tempur dengan pagu Rp250,5 miliar dan Kabupaten Konawe dengan pagu Rp211,7 miliar. Keduanya termasuk daerah dengan alokasi anggaran terbesar di wilayah Sultra.
Meski capaian penyaluran secara keseluruhan terbilang tinggi, Iman menegaskan bahwa masih ada sejumlah daerah yang memiliki persentase realisasi yang rendah. Kabupaten Konawe Kepulauan tercatat sebagai daerah dengan penyaluran terendah, yaitu baru mencapai 67,23 persen, dan hingga kini belum menyalurkan Dana Desa Tahap II sama sekali kepada 89 desa penerima.
Konawe Kepulauan diikuti oleh Kabupaten Buton Selatan dengan persentase penyaluran 75,19 persen, serta Kabupaten Kolaka dengan capaian 86,11 persen.
Kanwil DJPb Sultra meminta seluruh Pemda untuk segera melengkapi dokumen persyaratan penyaluran Dana Desa Tahap II. Iman mengingatkan bahwa batas akhir penyampaian dokumen jatuh pada 23 Desember 2025 pukul 00.59 WITA.
“Pemda harus mempercepat pemenuhan dokumen agar penyaluran bisa tuntas sebelum batas waktu. Ini penting untuk memastikan Dana Desa dapat dimanfaatkan tepat waktu oleh masyarakat,” ujarnya.
Baca Selengkapnya: https://rooglassreplacement.com.au/eastern-suburbs/










Leave a Reply